Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) tengah mengupayakan percepatan penyaluran listrik ke desa di seluruh Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut Kemendes PDT akan terus berkoordinasi dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Wakil Menteri Desa PDT, Ahmad Riza Patria mengatakan, saat ini berdasarkan data PLN terdapat 10.068 desa yang belum teraliri listrik. Sedangkan Presiden Prabowo menargetkan tahun 2029 seluruh desa di Indonesia sudah teraliri listrik.
“Terima kasih seluruh jajaran pihak PLN. Semuanya sangat serius dan memiliki komitmen yang baik untuk memastikan di seluruh desa di Indonesia segera hadir aliran listrik,” kata dia, dalam keterangan persnya, Minggu (30/11/2025).
Ariza juga berharap, persoalan listrik di desa-desa bisa diselesaikan lebih cepat dari tahun yang ditargetkan. Adapun salah satu cara yang bisa ditempuh dengan menghadirkan pihak swasta atau menghadirkan pembangkit listrik di desa.
“Alhamdulillah Kemendes dan PLN sudah memiliki komitmen yang sama untuk mempercepat pengaliran listrik. Apalagi kalau bisa dikejar dalam 2 tahun atau 1 tahun ya luar biasa,” ujarnya.
Sementara Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri, menegaskan PLN akan terus berkomitmen mencapai target yang ditetapkan pemerintah. Bahkan saat ini PLN sudah melakukan perincian terkait dengan skema pemanfaatan pengelolaan tenaga listrik.
Adapun skema yang dimaksud yaitu melalui Independent Power Producer (IPP) atau melalui Managed Service Agreement (MSA). Termasuk membuka ruang dan peran kepada desa sebagai motor pengelolaan energi lokal.
"Jadi pendekatannya bukan hanya pendekatan proyek, tapi juga peningkatan kapasitas desa. Sehingga energi bisa menjadi sumber pendapatan, bukan sekadar konsumsi,” ujarnya.